Senin, 04 Juni 2012

Kecerdasan Emosional, Pengertian dan Ciri-Ciri

Kecerdasan Emosional pengertian dan ciri-ciri kecerdasan emosional. Jika sebelumnya merahitam membahas seputar kecerdasan  spiritual maka kali ini akan membahas seputar kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional ini konon memiliki pengaruh terhadap kesuksesan seseorang. Maka dari itu memahami jenis kecerdasan yang satu ini akan sangat bermanfaat sekali untuk dirikita sendiri maupun orang lain yang berada di dekat kita.
kecerdasan emosional dan penerapanya
PENGERTIAN KECERDASAN EMOSIONAL
Penggunaan istilah  “kecerdasan emosional” pertama kali dilontarkan pada tahun 1990 oleh psikolog Peter Salovey dari Harvard University dan John Mayer dari University of New Hampshire untuk menerangkan kualitas-kualitas emosional yang tampaknya penting bagi keberhasilan. Salovey dan Mayer mendefinisikan kecerdasan emosional atau yang sering disebut EQ sebagai “himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan memantau perasaan sosial yang melibatkan kemampuan pada orang lain, memilah-milah semuanya dan menggunakan informasi ini untuk membimbing pikiran dan tindakan.” (Shapiro, 1998:8). Kecerdasan emosional sangat dipengaruhi oleh lingkungan, tidak bersifat menetap, dapat berubah-ubah setiap saat. Untuk itu peranan lingkungan terutama orang tua pada masa kanak-kanak sangat mempengaruhi dalam pembentukan kecerdasan emosional.
Kecerdasan emosional telah diterima dan diakui kegunaannya. Studi-studi menunjukkan bahwa seorang eksekutif atau profesional yang secara teknik unggul dan memiliki EQ yang tinggi adalah orang-orang yang mampu mengatasi konflik, melihat kesenjangan yang perlu dijembatani atau diisi, melihat hubungan yang tersembunyi yang menjanjikan peluang, berinteraksi, penuh pertimbangan untuk menghasilkan yang lebih berharga, lebih siap, lebih cekatan, dan lebih cepat dibanding orang lain.
Gardner dalam bukunya yang berjudul Frame Of Mind (Goleman, 2000 : 50-53) mengatakan bahwa bukan hanya satu jenis kecerdasan yang monolitik yang penting untuk meraih sukses dalam kehidupan, melainkan ada spektrum kecerdasan yang lebar dengan tujuh varietas utama yaitu linguistik, matematika/logika, spasial, kinestetik, musik, interpersonal dan intrapersonal. Kecerdasan ini dinamakan oleh Gardner sebagai kecerdasan pribadi yang oleh Daniel Goleman disebut sebagai kecerdasan emosional.
Menurut Gardner, kecerdasan pribadi terdiri dari :”kecerdasan antar pribadi yaitu kemampuan untuk memahami orang lain, apa yang memotivasi mereka, bagaimana mereka bekerja, bagaimana bekerja bahu membahu dengan kecerdasan. Sedangkan kecerdasan intra pribadi adalah kemampuan yang korelatif, tetapi terarah ke dalam diri. Kemampuan tersebut adalah kemampuan membentuk suatu model diri sendiri yang teliti dan mengacu pada diri serta kemampuan untuk menggunakan modal tadi sebagai alat untuk menempuh kehidupan secara efektif.” (Goleman, 2002 : 52).
Dalam rumusan lain, Gardner menyatakan bahwa inti kecerdasan antar pribadi itu mencakup “kemampuan untuk membedakan dan menanggapi dengan tepat suasana hati, temperamen, motivasi dan hasrat orang lain.” Dalam kecerdasan antar pribadi yang merupakan kunci menuju pengetahuan diri, ia mencantumkan “akses menuju perasaan-perasaan diri seseorang dan kemampuan untuk membedakan perasaan-perasaan tersebut serta memanfaatkannya untuk menuntun tingkah laku”. (Goleman, 2002 : 53).
Berdasarkan kecerdasan yang dinyatakan oleh Gardner tersebut, Salovey (Goleman, 200:57) memilih kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal untuk dijadikan sebagai dasar untuk mengungkap kecerdasan emosional pada diri individu. Menurutnya kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain. Menurut Goleman (2002 : 512), kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang mengatur kehidupan emosinya dengan inteligensi (to manage our emotional life with intelligence); menjaga keselarasan emosi dan pengungkapannya (the appropriateness of emotion and its expression) melalui keterampilan kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi diri, empati dan keterampilan sosial.
CIRI-CIRI KECERDASAN EMOSIONAL DAN KOMPONEN PEMBENTUKNYA
Goleman (2002:513-514) membagi kecerdasan emosional kedalam 5 (lima) komponen yaitu kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati dan keterampilan sosial.
  1. Kesadaran diri adalah mengetahui apa yang dirasakan pada suatu saat dan menggunakannya untuk memandu pengambilan keputusan diri sendiri. Selain itu kesadaran diri juga berarti menetapkan tolak ukur yang realistis atas kemampuan diri dan kepercayaan diri yang kuat.
  2. Pengaturan diri adalah menguasai emosi diri sedemikian sehingga berdampak positif, kepada pelaksanaan tugas, peka terhadap kata hati dan sanggup menunda kenikmatan sebelum tercapainya sesuatu sasaran dan mampu pulih kembali dari tekanan emosi.
  3. Motivasi menggunakan hasrat yang paling dalam untuk menggerakkan dan menuntun seseorang menuju sasaran. Motivasi membantu seseorang mengambil inisiatif dan bertindak sangat efektif dan untuk bertahan menghadapi kegagalan dan frustasi.
  4. Empati adalah merasakan yang dirasakan orang lain, mampu memahami persepektif orang lain, menumbuhkan hubungan saling percaya dan menyelaraskan diri dengan berbagai macam orang.
  5. Keterampilan sosial adalah dapat menangani emosi dengan baik ketika berhubungan dengan orang lain dan dengan cermat membaca situasi dan jaringan sosial, berinteraksi dengan lancar, menggunakan keterampilan-keterampilan ini untuk mempengaruhi dan memimpin, dan menyelesaikan perselisihan dan untuk bekerja sama dan bekerja dalam tim.
Demikian seputar Kecerdasan Emosional serta Ciri-ciri dan komponen pendukung Kecerdasan Emosional. Semoga bermanfaat dan menjadikan dirikita sebagai sosok individu yang lebih berkualitas dan individu yang lebih baik lagi.

6 Manfaat Musik Untuk Kesehatan Tubuh dan Jiwa

Manfaat Musik Untuk Kesehatan – Musik adalah keindahan, mendengarkan musik adalah aktivitas yang sangat menyenangkan. Bahkan tak jarang dari kita yang rela menghabiskan waktu hanya dengan mendengarkan musik. Musik juga sebagai hiburan buat semua orang dari semua kalangan, baik tua muda, kaya, miskin, dan sebagainya, musik menyatukan semua. Namun tahukah sobat bahwa musik juga bermanfaat untuk kesehatan. Tanpa kita sadari manfaat itu mengalir bersama musik.
http://3.bp.blogspot.com/-bE4m63Uyf_A/TbVLseuWPTI/AAAAAAAAA7g/KX-5kb1uKhE/s1600/listening-music.jpg
Sebuah studi menunjukkan, bahwasanya mendengarkan musik dapat memberikan efek pada bagian otak tertentu, yang berhubungan dengan memori dan pengelihatan.
“Sebagai contoh, sebuah penelitian terbaru di Kanada menunjukkan bahwa ada hubungan kausal antara musik dan bagian inti dari otak yang bereaksi terhadap rangsangan (makanan, cahaya, seks),” kata Dr Victoria Williamson, dosen psikologi dari Goldsmith College London.
Nah, maka dari itu inilah 6 manfaat musik untuk kesehatan:
1. Meningkatkan suasana hati (Mood)
Reaksi masing masing individu kala mendengarkan musik memang berbeda. Tetapi, apapun jenis musik yang kita pilih, sebuah penelitian 2011 di Kanada, yang diterbitkan jurnal Nature Neuroscience menunjukkan bahwa mendengar musik kesukaan kita akan merubah suasana hati dan membuat kita lebih relax.
Sementara itu penelitian lain di McGill University Montreal; “mendengarkan musik dapat memicu pelepasan hormon dopamin pada tubuh”.
“Otak sangat rumit – ada banyak unsur yang terlibat dalam menciptakan perasaan senang – tidak mengherankan jika ada penelitian yang menunjukkan bahwa pelepasan dopamin berhubungan dengan perasaan senang,” kata Bridget O’Connell, kepala informasi dari Mental Health Charity Mind.
2. Membantu agar Fokus
Ini memang sedikit aneh, tetapi bukti menunjukkan bahwa mendenggarkan musik dapat membantu Anda untuk berkonsentrasi. Sebuah alat ‘digital tonic’ yang biasa disebut Ubrain, mengklaim dapat membantu pikiran fokus serta rileks.
Aplikasi ini didasarkan pada binaural beats (yang dapat merangsang aktivitas tertentu di otak) sehingga membantu Anda untuk meningkatkan energi, pikiran dan meningkatkan mood saat mendengarkan musik favorit.
“Dengan membantu korteks otak menghasilkan gelombang tertentu, kita dapat menginduksi beberapa bagian pada otak tetap terjaga, tergantung pada tujuan yang ingin kita lakukan,” jelas Paris psikolog klinis dari Brigitte Forgeot.
3. Meningkatkan daya tahan tubuh
Mendengarkan musik tertentu sebenarnya bisa membantu Anda berlari lebih cepat. Sebuah studi di Brunel University, London Barat telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sebesar 15 persen, meningkatkan semangat dan efisiensi energi 1-2 persen.
Sebaiknya, pilihlah lagu yang sesuai dengan tempo olahraga Anda. Mendengarkan musik sambil olahraga akan memberikan efek metronomik pada tubuh, sehingga memungkinkan Anda untuk berolahraga lebih lama.
4. Kesehatan mental lebih baik
Musik juga sangat membantu bagi mereka yang bermasalah dengan kondisi mental yang kurang setabil.
“Dua cara musik dijadikan sebagai media terapi: baik sebagai sarana komunikasi dan ekspresi diri atau untuk kualitas inheren restoratif atau penyembuhan,” kata Bridget O’Connell.
5. Redakan stres
Riset tahun 2011 dari lembaga sosial kesehatan mental menunjukkan, hampir sepertiga orang mendengarkan musik untuk memberikan semangat ketika sedang bekerja. Dan satu dari empat orang mengaku bahwa mereka mendengarkan musik saat perjalanan ke tempat kerja untuk membantu mengatasi stres.
6. Perawatan pasien
Musik ternyata juga sangat memberikan dampak besar positif untuk membantu pengobatan penyakit jangka panjang, seperti penyakit jantung, kanker dan kondisi pernapasan.
Banyak percobaan telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu menurunkan detak jantung, tekanan darah dan membantu meredakan rasa sakit, kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
“Musik dapat sangat berguna bagi seseorang yang berada dalam situasi di mana mereka telah kehilangan kontrol dari lingkungan eksternal mereka,” kata dr Williamson.
“Dengan musik mereka bisa mendapatkan kembali rasa kontrol itu, dan menciptakan ketenangan pada diri sendiri serta mencegah beberapa gangguan yang ada di sekitar pasien,” tambahnya.
Nah itulah sedikit info seputar manfaat musik untuk kesehatan kita. Jadi mulai sekarang sobat bisa memanfaatkan waktu luang dengan mendengarkan musik. Sehat dengan musik? kenapa tidak. Namun semua juga masih kembali ke individu masing-masing dalam menjalani pola hidup sehat.

CARA MENINGKATKAN DAYA INGAT

Cara Meningkatkan Daya IngatCara Meningkatkan Daya Ingat – Bagaimana cara mudah meningkatkan daya ingat agar tetap fresh dan terjaga kemampuanya. Kita semua tau seiring bertambahnya usia daya ingat semakin hari akan semakin melemah. Maka dari itu menjaga daya ingat agar tetap bagus kita harus memperhatikan beberapa hal yang mugkin kita anggap remeh atau sering k
acuhkan. Ok langsung saja cara meningkatkan daya ingat dibawah ini:
memori otak, otak manusia, daya ingat
1. Makan roti bakar untuk sarapan
Roti bakar merupakan alternatif konsumsi karbohidrat yang baik untuk daya ingat. Sebuah studi dari Tufts University menemukan bahwa, orang-orang yang menghilangkan karbohidrat dari diet mereka memiliki daya ingat yang lebih buruk.
“Sel-sel otak membutuhkan karbohidrat, yang akan diubah menjadi glukosa,” kata Robin Kanarek, PhD, profesor psikologi di Tufts University.
Pilihlah biji-bijian dan karbohidrat kompleks lainnya, karena akan dicerna lebih lambat. Pencernaan yang lambat akan memberikan pasokan glukosa dengan lebih baik dan efisien.
2. Latihan fisik sebelum bekerja
“Olahraga meningkatkan aliran darah, sehingga sangat membutuhkan oksigen dan glukosa sebagai bahan bakar,” kata Sandra Aamodt, PhD.
Sebuah penelitian dalam jurnal Neurobiology of Learning and Memory menunjukkan bahwa seseorang dapat mempelajari kosa kata 20 persen lebih cepat jika mencoba untuk menghafal setelah melakukan latihan fisik yang rutin.
3. Mengubah font pada memo dan catatan sehari-hari
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Cognition, menggunakan font yang berbeda dapat bermafaat untuk meningkatkan retensi atau kebuntuan ingatan jangka panjang. Berfokus pada font baru dapat membuat otak dan pusat pengolahan bekerja sedikit lebih keras, serta meningkatkan daya ingat.
4. Browsing selama jam makan siang
Menurut sebuah penelitian baru dari University of California, Los Angeles, menghabiskan satu jam sehari untuk online, seperti browsing sesuatu yang yang menarik atau yang hal yang berhubungan dengan hobi dapat merangsang bagian dari lobus frontal yang mengontrol memori jangka pendek.
“Sirkuit neural yang terlibat dalam pengambilan keputusan, visual spasial, dan kemampuan verbal menjadi sangat aktif ketika melakukan browsing di internet. Namun jangan hanya melakukan browsing yang tidak melibatkan proses berpikir,” jelas Gary Small, MD.
5. Mengingat tempat parkir kendaraan
Banyak orang yang sering melupakan tempat parkir kendaraannya. Perhatikan di mana kendaraan diparkir, kemudian gerakkan bola mata dari sisi ke sisi setiap setengah detik selama 30 detik sambil berdiri di tempat.
“Berlatih gerakan mata sederhana dapat meningkatkan memori jangka panjang Anda hingga 10 persen,” kata peneliti di Manchester Metropolitan University di Inggris.
6. Minum sedikit alkohol saat makan malam
Peminum alkohol berat memang dapat menyebabkan kehilangan daya ingat. Namun sebuah studi baru menemukan bahwa, minum alkohol dalam jumlah sedikit sebenarnya dapat menurunkan risiko penurunan daya ingat.
Dalam analisis yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer’s Disease, peserta penelitian yang mengonsumsi sedikit minuman beralkohol per minggu memiliki risiko terendah mengalami gangguan kognitif. Hal tersebut dibandingkan dengan peserta penelitian yang tidak minum sama sekali dan yang terlalu banyak minum alkohol.
7. Flossing sebelum tidur
Membersihkan gigi dengan benang gigi (dental floss) tidak hanya baik untuk gigi, namun juga baik untuk otak. Bila tidak membersihkan gigi dengan dental floss dapat menyebabkan gusi menjadi meradang sehingga memudahkan bakteri buruk untuk memasuki aliran darah.
“Setelah masuk aliran darah, bakteri dapat menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, termasuk otak, yang dapat menyebabkan disfungsi kognitif. Membersihkan gigi dengan dental floss (flossing) 2 kali sehari ideal untuk menjaga kebersihkan gigi dan mulut,” kata Jonathan B. Levine, DMD, seorang profesor dari New York University.
Ok semaga artikel cara meningkatkan daya ingat diatas tersebut bermanfaat, wassalam.